Skip to main content

BAB IV Ringkasan Materi Memberikan Tanggapan dengan Santun Kelas IX

 Pengertian

Teks tanggapan adalah teks yang berisi pendapat berupa pujian atau kritik secara objektif dan santun. Objek pada teks tanggapan antara lain; karya seni, kebijakan pemerintah, fenomena sosial, makanan, pakaian, dan lain sebagainya.


Struktur Teks Tanggapan

1. Konteks

Berisi gambaran umum mengenai objek yang dibahas, meliputi apa, kapan, dan di mana kejadian tersebut berlangsung. 

2. Deskripsi

Berisi informasi yang mendukung atau menolak pernyataan, identifikasi serta klasifikasi objek yang sedang dibahas. 

3. Penilaian

Berisi kalimat pujian atau kritik yang sesuai dengan fakta dan data pendukung. 


Ciri - Ciri Teks Tanggapan

1. Mempunyai 3 struktur yaitu : konteks, deskripsi, serta penilaian

2. Berisi kritik dan saran yang didukung oleh fakta atau alasan

3. Menggunakan bahasa yang santun, jelas, dan logis

 

Jenis - Jenis Teks Tanggapan

1. Pujian

Pujian adalah ungkapan atau pernyataan positif yang diberikan kepada seseorang sebagai bentuk pengakuan atau penghargaan terhadap prestasi, kualitas, atau sifat baik yang dimiliki orang tersebut.

Contoh : "Lukisanmu sangat indah! Warna dan komposisinya sangat menarik."


2. Kritik

Kritik adalah suatu bentuk evaluasi atau penilaian terhadap suatu karya, tindakan, atau ide yang disampaikan dengan tujuan memberikan masukan, saran, atau perbaikan.

Contoh : "Video di edit dengan bagus, tetapi suara tidak terdengar, penerangan yang kurang terang dan kualitas video yang buruk."

Comments

Popular posts from this blog

Keris: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Kekuasaan, Seni, dan Spiritualitas Jawa

Keris, senjata tajam berbilah tunggal khas Nusantara, khususnya Jawa, jauh melampaui fungsi semata sebagai alat perang. Ia merupakan representasi dari perpaduan seni, spiritualitas, dan kekuasaan yang telah terpatri dalam sejarah dan budaya Jawa selama berabad-abad. Lebih dari sekadar benda mati, keris diyakini memiliki kekuatan magis dan spiritual yang mampu mempengaruhi pemiliknya. Artikel ini akan mengupluk tuntas berbagai aspek keris, mulai dari sejarah dan asal-usulnya, proses pembuatan dan jenis-jenisnya, hingga makna filosofis dan perannya dalam masyarakat Jawa.   Sejarah dan Asal-Usul Keris: Jejak Misterius di Nusantara Asal-usul keris masih menjadi misteri yang menarik perhatian para ahli sejarah dan arkeologi. Tidak ada catatan pasti kapan dan di mana keris pertama kali dibuat. Namun, berbagai teori dan bukti arkeologis menunjukkan bahwa keris telah ada di Nusantara sejak abad ke-14 Masehi, bahkan mungkin lebih awal lagi. Beberapa teori mengaitkan asal-usul...

Kejawen: Kearifan Lokal Jawa, Perpaduan Animisme, Dinamisme, dan Islam

Kejawen merupakan sistem kepercayaan yang berkembang di masyarakat Jawa, merupakan perpaduan unik antara unsur-unsur animisme, dinamisme, dan ajaran Islam. Ia bukan agama dalam arti formal, tetapi lebih tepat disebut sebagai sistem kepercayaan atau pandangan hidup yang telah terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa. Kejawen tidak memiliki kitab suci atau ajaran yang baku, melainkan diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan, ritual, dan praktik-praktik keagamaan yang beragam. Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai aspek Kejawen, mulai dari sejarah dan asal-usulnya, ajaran dan praktik-praktiknya, hingga perannya dalam kehidupan masyarakat Jawa.   Sejarah dan Asal-Usul Kejawen: Perpaduan Budaya yang Harmonis Asal-usul Kejawen tidak dapat ditelusuri secara pasti. Ia merupakan hasil akulturasi budaya yang panjang dan kompleks, dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain: - Animisme dan Dinamisme: Kepercayaan kepada roh nenek moyang dan k...

Tingkeban: Tradisi Jawa yang Sarat Makna, Merayakan Kehamilan dan Mendoakan Keselamatan

Tingkeban, sebuah tradisi Jawa yang unik dan sarat makna, merupakan upacara adat yang dilakukan untuk merayakan kehamilan dan mendoakan keselamatan ibu dan janin. Upacara ini biasanya dilakukan pada usia kehamilan tujuh bulan, tetapi waktunya bisa bervariasi tergantung kebiasaan setempat. Lebih dari sekadar ritual, tingkeban merupakan manifestasi dari kearifan lokal Jawa yang kaya akan simbolisme dan nilai-nilai luhur. Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai aspek budaya tingkeban, mulai dari sejarah dan asal-usulnya, prosesi dan ritual yang dilakukan, hingga makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.   Sejarah dan Asal-Usul Tingkeban: Jejak Tradisi di Tanah Jawa Asal-usul tradisi tingkeban masih menjadi perdebatan para ahli, namun umumnya diyakini sebagai perpaduan antara kepercayaan animisme, dinamisme, dan ajaran agama Islam yang telah berakar kuat dalam budaya Jawa. Kata "tingkeban" sendiri berasal dari kata "tingkep," yang berarti membung...